MAKALAH KE 5 MATA KULIAH SISTEM INFORMASI
PERAWATAN
SISTEM INFORMASI
D
I
S
U
S
U
N
KELOMPOK : 2
HANAFI(1110000124)
TRI PUJI ASTUTI(1110000145)
ANDRIANTO(1110000115)
Kelas : TI D PAGI
Semester : 5

STMIK POTENSI UTAMA
T/A 2013
DAFTAR
ISI
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………………………
KATA
PENGANTAR………………………………………………………………………………………………………
1.PERAWATAN
SISTEM INFORMASI……………………………………………….
2. KEPERLUAN
PEMELIHARAAN SISTEM……..………………………………….
3. JENIS
PEMELIHARAAN SISTEM……………………….…………………………
A.Pemeliharaan
Korektif…………………………………………………………………………………………………
B.Pemeliharaan
Adaptif………………………………………………………………………………………………….
C.Pemeliharaan
Perpektif………………………………………………………………………………………………
D.Pemeliharaan Preventif………………………………………………………………………………………………
4.MEMELIHARA PERANGKAT LUNAK……………………………………………
5.PROSEDUR UNTUK MEMELIHARA SISTEM……………………………………
A.SLDC(system
development life cycle dan SWDLC(software development life cycle…………………………………………………………………………………
B.Definisi
data standart…………………………………………………………….
C.Bahasa
pemrograman standart……………………………………………………
D.Rancangan
modular………………………………………………………………
E.Dokumentasi
standart…………………………………………………………….
F.Kontrol
Sentral……………………………………………………………………
6. MENGELOLA PEMELIHARAAN
SISTEM……………………………………………….
DAFTAR
PUSTAKA……………………………………………
KATA
PENGANTAR
Dengan
mengucapkan alhamdulilahirabbilalamin,penulis
panjat kan puja dan puji syukur kehadirat allah swt yang telah memberikan nikmat
terutama nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan
tugas makalah ini dengan penuh tanggung jawab
Analisis dan
desain system merupakan suatu pelajaran
yang diberikan di kurikulum pengolahan data atau computer science.Karena system
computer sekarang mulai banyak diterapkan di aplikasi bisnis,terutama pada
pengolahan data akutansi dan manajemen.
Dalam
penyusunan makalah ini dengan judul
“Perawatan system Informasi “penulis sadari
makalah masih banyak kekurangan,namun penulis mengharapkan partisipasinya agar menyempurnakan makalah ini.Untuk itu
semoga makalah ini bermanfaat bagi kita
semua kedepan.
1.Definisi Pemeliharaan Sistem
Pemeliharaan
Sistem adalah suatu kombinasi dari berbagai tindakan yang dilakukan untuk
menjaga suatu sistem dalam, atau memperbaikinya sampai, suatu kondisi yang bisa
diterima.
2. Keperluan
Pemeliharaan Sistem
Sistem perlu dipelihara karena beberapa hal, yaitu :
1. Sistem memiliki kesalahan yang dulunya belum
terdeteksi, sehingga kesalahan-kesalahan sistem perlu diperbaiki.
2. Sistem mengalami perubahan-perubahan karena permintaan
baru dari pemakai sistem.
3. Sistem mengalami perubahan karena perubahan lingkungan
luar (perubahan bisnis).
4. Sistem perlu ditingkatkan.
Biaya pemeliharaan sistem sering diabaikan. Kenyataannya
biaya pemeliharaan sistem merupakan biaya yang cukup besar. Biaya pemeliharaan
perangkat lunak telah terus menerus naik selama 25 tahun terakhir. Beberapa
perusahaan membelanjakan 80% atau lebih dari anggaran sistem mereka pada
pemeliharaan perangkat lunak.
3.
Jenis Pemeliharaan Sistem
- Pemeliharaan Korektif
Pemeliharaan korektif adalah bagian pemeliharaan sistem yang tidak begitu tinggi nilainya dan lebih membebani, karena pemeliharaan ini mengkoreksi kesalahan-kesahan yang ditemukan pada saat sistem berjalan.
Umumnya pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.
- Pemeliharaan Adaptif
Pemeliharaan adaptif dilakukan untuk menyesuaikan perubahan
dalam lingkungan data atau pemrosesan dan memenuhi persyaratan pemakai baru.
Lingkungan tempat sistem beroperasi adalah dinamik,
dengan demikian, sistem harus terus merespon perubahan persyaratan pemakai.
Misalnya, Undang-Undang Perpajakan yang baru mungkin memerlukan suatu perubahan
dalam kalkulasi pembayaran bersih. Umumnya pemeliharaan adatif ini baik dan
tidak dapat dihindari.
- Pemeliharaan Penyempurnaan
Pemeliharaan penyempurnaan mempertinggi cara kerja atau
maintainabilitas (kemampuan untuk dipelihara). Tindakan ini juga memungkinkan
sistem untuk memenuhi persyaratan pemakai yang sebelumnya tidak dikenal.
Ketika membuat perubahan substansial modul apapun,
petugas pemeliharaan juga menggunakan kesempatan untuk mengupgrade kode,
mengganti cabang-cabang yang kadaluwarsa, memperbaiki kecerobohan, dan
mengembangkan dokumentasi.
Sebagai contoh, kegiatan pemeliharaan ini dapat berbentuk perekayasaan
ulang atau restrukturisasi perangkat lunak, penulisan ulang dokumentasi,
pengubahan format dan isi laporan, penentuan logika pemrosesan yang lebih
efisien, dan pengembangan efisiensi pengoperasian perangkat.
- Pemeliharaan Preventif
Pemeliharaan Preventif terdiri
atas inspeksi periodik dan pemeriksaan sistem untuk mengungkap dan
mengantisipasi permasalahan.
Karena personil pemeliharaan sistem bekerja dalam sistem ini, mereka
seringkali menemukan cacat-cacat (bukan kesalahan yang sebenarnya) yang
menandakan permasalahan potensial. Sementara tidak memerlukan tindakan segera,
cacat ini bila tidak dikoreksi di tingkat awal, jelas sekali akan mempengaruhi
baik fungsi sistem maupun kemampuan untuk memeliharanya dalam waktu dekat.
4.Memelihara Perangkat Lunak
Perangkat lunak aplikasi mungkin terstruktur mungkin pula tidak, atau mungkin didokumentasikan mungkin pula tidak. Beberapa perangkat lunak yang tidak terstruktur dan tidak didokumentasikan mungkin hampir tidak dapat dipelihara. Sebenarnya salah satu sebab utama mengapa pemeliharaan sistem memerlukan anggaran sistem yang amat banyak adalah karena kenaikan tenaga yang dibutuhkan untuk mencoba memelihara perangkat lunak yang didokumentasikan serta distruktur secara acak-acakan. Di lain pihak program perangkat lunak yang tidak terstruktur dan tidak terdokumentasi juga tidak dapat dipelihara. Seandainya suatu perubahan dalam operasi memaksa program itu untuk berubah, maka program itu harus disingkirkan dan dikembangkanlah program baru. Sehinga menyia-nyiakan semua sumber yang dikeluarkan untuk
membangun program asli yang tidak dapat dipelihara tersebut, belum lagi kerugian operasi bisnis bila hari yang ditentukan tiba.
Perangkat lunak aplikasi mungkin terstruktur mungkin pula tidak, atau mungkin didokumentasikan mungkin pula tidak. Beberapa perangkat lunak yang tidak terstruktur dan tidak didokumentasikan mungkin hampir tidak dapat dipelihara. Sebenarnya salah satu sebab utama mengapa pemeliharaan sistem memerlukan anggaran sistem yang amat banyak adalah karena kenaikan tenaga yang dibutuhkan untuk mencoba memelihara perangkat lunak yang didokumentasikan serta distruktur secara acak-acakan. Di lain pihak program perangkat lunak yang tidak terstruktur dan tidak terdokumentasi juga tidak dapat dipelihara. Seandainya suatu perubahan dalam operasi memaksa program itu untuk berubah, maka program itu harus disingkirkan dan dikembangkanlah program baru. Sehinga menyia-nyiakan semua sumber yang dikeluarkan untuk
membangun program asli yang tidak dapat dipelihara tersebut, belum lagi kerugian operasi bisnis bila hari yang ditentukan tiba.
-Memelihara Perangkat Keras
Pemeliharaan perangkat keras terutama pemeliharaan preventif yang memerlukan reparasi, penggantian, atau penambahan suku cadang dan komponen untuk merestorasi atau menjaga agar perangkat keras tetap bekerja dengan baik. Komponen perangkat keras sistem informasi sebaiknya dicek dan diservis secara periodic.
Pemeliharaan perangkat keras terutama pemeliharaan preventif yang memerlukan reparasi, penggantian, atau penambahan suku cadang dan komponen untuk merestorasi atau menjaga agar perangkat keras tetap bekerja dengan baik. Komponen perangkat keras sistem informasi sebaiknya dicek dan diservis secara periodic.
5.Prosedur Pemeliharaan Sistem
A.SDLC dan SWDLC
Aplikasi yang professional dalam SDLC dan SWDLC dan teknik maupun perangkat modeling yang mendukungnya adalah hal-hal keseluruhan yang terbaik yang dapat seseorang lakukan untuk meningkatkan maintainabilitas system.
Aplikasi yang professional dalam SDLC dan SWDLC dan teknik maupun perangkat modeling yang mendukungnya adalah hal-hal keseluruhan yang terbaik yang dapat seseorang lakukan untuk meningkatkan maintainabilitas system.
B.Definisi data standar
Trend ke arah sistem manajemen database relasional mendasari dorongan ke normalisasi data dan definisi data standart.
C.Bahasa pemrograman standar
Penggunaan bahasa pemrograman standart,misalnya C atau COBOL,akan mempermudah pekerjaan pemeliharaan.
D.Rancangan Moduler
Programer pemeliharaan dapat mengganti modul program jauh lebih mudah daripada jika ia berurusan dengan kedeluruhan program.
Modul yang dapat digunakan kembali
Modul biasa dari kode yang dapat digunakan kembali,dapat diakses oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
E.Dokumentasi standar
Diperlukan system,pemakai,perangkat lunak dan dokumentasi operasiyang standart sehingga semua informasi yang diperlukan untuk beroperasi dan pemeliharaan aplikasi khusus akan tersedia.
Diperlukan system,pemakai,perangkat lunak dan dokumentasi operasiyang standart sehingga semua informasi yang diperlukan untuk beroperasi dan pemeliharaan aplikasi khusus akan tersedia.
F.Kontrol sentral
Semua program,dokumentasi dan data test seharusnya diinstal dalam penyimpanan pusat dari system CASE (Computer-Aided Softtware Engineering atau computer Assisted Software Enginering.
6. Mengelola Pemeliharaan Sistem
Tantangan mengelola pemeliharaan
sistem adalah sama dengan tantangan mengelola usaha-usaha lain . Yaitu
tantangan untuk mengelola manusia. Prioritas untuk mengarahkan pemeliharaan
sistem adalah mengumpulkan sekelompok pemelihara yang berkompeten dan
termotivasi,serta menyuplai mereka dengan perngkat dan sumber-sumber untuk
melakukan pemeliaraan sistem yang terjadwal maupun yang tidak terjadwal.
Pemeliharaan sistem terjadwal dapat dibuat menurut kalender atau diagram
gantt.Pemeliharaan tidak terjadwal biasanya dilakukan atas inisiatif pemakai
dan operator. Bagaimanapun juga pihak manajemen seharusnya menetapkan suatu
cara untuk mengawali,merekam,dan mengevaluasi aktivitas pemeliharaan. Dengan
melalui evaluasi kegiatan pemeliharaan,seorang manager akhirnya dapat
mengoptimalkan program pemeliharaan sistem secara keseluruhan.
DAFTAR PUSTAKA
-http://hariyowijoseno.wordpress.com/2010/04/26/cara-pemeliharaan-system-informasi/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar